Aku masih memikirkanmu.
Aku masih mengikuti bayangmu.
Aku tahu sudah biasa saja bagimu.
Awalnya memang terasa sakit.
Tapi sekarang…
Perasaan apa ini?
Aku masih menciumi
jejak nafasmu
Aku masih berbicara tentang darahmu.
Aku tahu kau sudah pergi dari sini.
Sedangkan aku masih disini.
Tapi tak kurasakan pedih.
Perasaan apa ini?
Aku masih ingin memandangi senyummu.
Aku masih ingin mendekap hangat tubuhmu.
Aku masih ingin merengkuh suaramu.
Mungkin sudah hilang aku dalam hatimu.
Sedangkan kau masih mengisi pikiranku.
Tapi tak kurasakan perih.
Perasaan apa ini?
Aku akan tersenyum bingar jika kau menemukan cinta yang kau
cari.
Aku sudah merelakanmu tersenyum bukan karena hadirku.
Aku sudah merelakanmu bertahan hidup demi cinta dari yang
lain.
Aku sudah merelakanmu menguntai nada-nada rindu untuk yang
lain.
Aku sudah merelakanmu menulis saja-sajak cinta untuk yang
lain.
Aku sudah bisa melepasmu sayang.
Karena aku menyayangimu.
Aku akan bahagia jika kau bahagia disana.
Dan seandainya kau tahu,
Hatiku masih disini.
Namun aku harus terus berjalan dengan bongkahan cinta yang
tertinggal dan akan selalu ku rangkul sampai waktu sendirilah yang akan
menjawab kesungguhan hati ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar