Mungkin kosong adalah kata yang tepat diungkapkan tentang
pagi. Terbangun dan hanya ada nafas basah hujan semalam. Tanpa nyanyian burung
merpati membangunkan sepasang kekasih yang datang dari salam sayang. Aku masih
disini bersama pucuk-pucuk rasa yang terabaikan. Mencoba meraih kanal di ujung
senja yang begitu oranye. Teringat para saksi-saksi menyembulkan dan menawari
kisah indah dalam malam. Semua itu berbahasa misteri. Rasakan dentumannya dan
temukan irama antara kanan dan kiri. Antara yang benar merah dan putih yang
salah. Antara kebenaran tersalahkan dan kesalahan yang dibenarkan. Ini
permainan mulut dan kaki. Berdiri diatas perahu dalam air yang mengapungkan
perasaan. Pilih saja kurungan emas dijurang sana dan aku akan menemani
jiwa-jiwa tersiakan.
Ini tulisan saat aku tak merasakan apapun. Darah yang
mengucur tiap persepuluh detik pun ku tawai. Perih hanya sebatas kata tanpa
makna. Pedih tak mampu merobek senyum. Aku dan kamu menuju ruang tanpa esensi.
Aku tidak sedang bahagia karena kamu. Aku juga tidak sedang sedih karena kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar