Aku tak ingin kemanapun. Disana atau disini sama saja
bagiku. Kesepian selalu membayangi. Kucoba menyusun sisa-sisa reruntuhan musim
lalu menjadi pengobat perih. Namun tak berefek apapun. Nyatanya aku tetap
disini. Ingin ku temukan kisah tanpa kamu. Ku cari di sela-sela tawa dan teman
baru. Tetap saja kau bersamaku. Penantian bersama hujan dan malam. Aku sungguh
bosan dengan gelagatmu. Kenapa kau selalu mengikutiku. Apa kau sangat tergila-gila
denganku. Aku masih bingung dengan hidup ini. Satu persatu ku coba menikmati
tiap detik nafasku.
Aku sudah tak sanggup lagi harus berpura-pura baik-baik
saja. Kau membunuhku perlahan. Kenapa kau tak tikam saja aku dari belakang. Air
mataku sudah kering. Begitu dingin dan kelabu. Dan bahasaku benar berhenti
disini.
Dan…
Itulah yang aku rasakan. Aku janji dengan diriku sendiri. Aku
akan menang. Berhenti menyakitiku dan jadilah sahabatku. Kau adalah teman
terbaik saat aku ingin sendirian, karena bersamamu aku bisa merenung dan
berintrospeksi. Dengarlah dan tersenyumlah. Ini perjanjian kita. Di atas rasa
yang hampa dan dingin, di bawah tawa dan canda dan dikelilingi kebahagiaan
serta kesedihan.
blognya bagus. salam kenal :)
BalasHapusmakasih :D lam kenal jg,,
BalasHapussering2 mampir ya...