Mendung di tiap jemarinya.
Air mataku pun ingin mengisi sepiku.
Hidupku memang bersama banyak gurauan dari pemain lain.
Hanya dering hati semakin terdengar hampa.
Memang tak akan selalu selaras, satu sisi pasti timpang dan itulah sejatinya hidup.
Tak akan pernah sempurna.
Itulah satu bidang hidupku yang lemah.
Tak punya cinta untuk siapapun dan dari siapapun.
Tak apa.
Ku nikmati hidupku adanya.
Meski sudah bosan terbelenggu pucuk-pucuk kesepian yang menyiksa.
Sekali lagi tak apa.
Banyak alasan yang bisa membuatku bahagia.
Banyak sebab yang bisa membuatku tertawa.
Meski ada sesuatu yang membuatku bersedih tapi terlalu banyak hal yang bisa membuatku bersuka ria.
Air mataku pun ingin mengisi sepiku.
Hidupku memang bersama banyak gurauan dari pemain lain.
Hanya dering hati semakin terdengar hampa.
Memang tak akan selalu selaras, satu sisi pasti timpang dan itulah sejatinya hidup.
Tak akan pernah sempurna.
Itulah satu bidang hidupku yang lemah.
Tak punya cinta untuk siapapun dan dari siapapun.
Tak apa.
Ku nikmati hidupku adanya.
Meski sudah bosan terbelenggu pucuk-pucuk kesepian yang menyiksa.
Sekali lagi tak apa.
Banyak alasan yang bisa membuatku bahagia.
Banyak sebab yang bisa membuatku tertawa.
Meski ada sesuatu yang membuatku bersedih tapi terlalu banyak hal yang bisa membuatku bersuka ria.
indahnya merindu ..
BalasHapusketika yang mampu berbicara adalah hati
dan yang tertulis adalah khayalan-khayalan indah.
yang membias adalah wajah dan senyummu
indahnya merindu ..
ketika kehangatan begitu disanjungkan
dan yang terlelap hanyalah mata yang memerah
namun tak mampu berakhir dalam indahnya mimpi
indahnya merindu ..
disaat bulan sigap menjaga
dan melody tak hanya terdiam menemani ..