Aku sadar di atas kesadaran yang paling sadar.
Aku tahu lebih dari yang aku tahu.
Aku hanya sedang bersembunyi dibalik kediaman putih.
Tak berbekas, tak bernoda, tak bersisa dan tak meninggalkan setetes yang nyata.
Aku hanya sedang berkerumun didalam ruh bebatuan yang mendiami sebuah hidup.
Aku hanya ingin seperti malam sejenak.
Bukan untuk selamanya dan selamanya tak ingin seperti ini.
Aku pun ingin membuat titik nadiku keluar sampai sungai darahku terdengar deras menaiki puncak.
Aku bukan hanya aku yang ingin berbeda.
Karena didalam aku bukan hanya bernafaskan satu aku.
Aku pun selalu memanjatkan puisi-puisi penuh cinta untuk mengisi musim yang hinggap.
Buah pun berjatuhan merayuku namun aku masih dalam aku.
Aku akan terbangun secepatnya dan ku bawa sebongkah karya jiwa tentang dunianya aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar