Aku tak suka diganggu makanya aku tak mengganggu
kamu. Aku tak suka diatur makanya aku tak mengatur kamu. Aku tak suka dikekang
makanya aku tak mengekang kamu. Kita hidup ditempat yang sama namun dunia kita
berbeda. Aku menjalankan hidupku dengan caraku, dengan menjadi diriku sendiri. Selama
caraku tak merugikan atau tak menyakitimu, kamu tak punya hak untuk mengusikku.
Bukan berarti aku tak membutuhkanmu atau aku hanya ingin hidup dalam duniaku.
Ku tegaskan sekarang kalau aku sangat menginginkan kehadiranmu. Hanya saja ada
waktu aku tak ingin diusik. Jangan memaksaku menjadi orang lain seperti yang
kamu inginkan. Bukankah setiap manusia memang berbeda. Setiap jiwa mempunyai ciri
khasnya masing-masing. Mencoba belajar memahami dan mengerti setiap pribadi di
sekitar kita. Apa yang menurutmu benar tak selalu sama di mata orang lain
termasuk aku. Setiap pribadi mempunyai standar pemikiran berbeda. Jika
pemikiranku termasuk dalam kaum minoritas, belum tentu apa yang pendapatmu
katakan itu baik. Silahkan mengolokku dengan sebutan yang kamu suka. Aku
bahagia menjadi berbeda, menjadi kaum minoritas dengan gagasan yang sering
dianggap aneh atau tidak wajar. Aku bersyukur bahwa aku tak sama dengan kamu.
Aku adalah diriku sendiri.
ieah, kakek tw,....
BalasHapusaku dengan segala keakuanku.
terkadang kita harus menyerah di titik terendah kita, pada satu saat yang gelap harapan bisa kita ciptakan.
Pintu kebahagiaan selalu terbuka didepan mata, tapi kerap kali tidak terlihat karena kamu tidak menutup pintu kesedihan masa lalu.
Kadang mereka membuatku merasa terpojok dan seolah mereka menang. Aku mencoba diam dan berusaha mengerti mengapa mereka lakukan itu namun semakin lama mereka membuatku terlihat bodoh dan lemah.
BalasHapusTak ada yg mengerti selain diri kita sendiri.
Hidup ini terlalu singkat tuk menghabiskan waktumu mencemaskan apa yg orang lain pikirkan tentang dirimu.
BalasHapusJUST BE MY SELF
siappp :D
BalasHapus